Kapolsek Bandung Kulon AKP Apong Warsun mengatakan sudah memeriksa 11 saksi terkait dugaan penganiayaan yang menyebabkan Moch Ilham (2) meninggal. Dari keterangan para saksi, semua mengarah kepada ayah tiri Ilham yaitu Ade Ahmad (42).
"Sudah 11 saksi yang diperiksa. Mereka di antaranya keluarga dan tetangga. Dari keterangan semua para saksi, mengarah ke ayah tirinya yaitu Ade yang diduga pelakunya," jelas Apong saat dihubungi wartawan melalui telepon, Selasa (2/3/2010).
Ilham awalnya disangka meninggal karena sakit. Sebab, sebelum menghembuskan napas terakhir, bocah tersebut sempat diboyong ke klinik kesehatan oleh ibunya, Rodiyah (32) dan ayah tirinya, Ade Ahmad (42).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Iwan pun melaporkan temuannya itu ke Polsek Bandung Kulon pada Minggu (28/2/2010) sore. Pihak Polsek Bandung Kulon dan Polres Bandung Barat berencana membongkar makam Ilham pada Rabu (3/2/2010). "Rencananya Rabu. Tapi kami masih melakukan penyelidikan," terang Apong.
Ilham tinggal di Cibuntu Haur Koneng, RT 2 RW 6 Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung. Balita tersebut meninggal pada Jumat (26/2/2010). Jenazah Ilham dimakamkan di Garut pada Minggu (28/2/2010).
(bbp/lom)











































