Beberapa warga sekitar membawa galon air mineral yang terisi itu dengan dipanggul atau digelindingkan.
"Hei, masa air-air saja diangkut, malu-maluin," ujar seorang polisi saat melihat ibu-ibu membawa galon ke arah sebuah gang yang berada di sekitar lokasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu menurut Kasatlantas Polres Bandung Barat AKP Kurnia mengatakan galon-galon mineral tersebut akan segera diambil oleh pemilik galon. "Sudah ditelepon pada pemiliknya di Tasik, katanya nanti diambil," kata Kurnia.
Disinggung adanya warga yang mengambil galon-galon, menurut Kurnia itu diluar tanggungjawab pihak kepolisian. "Kami mengurusi ini dulu (evakuasi truk-red), tapi akan kita jaga juga, tapi yang jelas pemilik sudah akan mengambil," tambahnya.
Lebih lanjut dituturkan Kurnia, supir truk akan kenakan sanksi tilang. "Sanksinya tilang saja, karena tidak mengakibatkan hilangnya nyawa orang, yang terluka hanya supirnya saja," paparnya.
Disebutkan Kurnia, dalam truk tersebut selain ada supir yang mengalami luka, kernet dan montir yang duduk di samping supir tidak mengalami luka. (tya/avi)











































