Kerasnya hantaman air Sungai Cisaranten yang melintas di Kelurahan Pasir Impun, Kecamatan Mandalajati, Kota Bandung, Minggu (28/2/2010) mengakibatkan sebagian kirmir sungai di daerah tersebut ambrol.
Hal tersebut dikatakan ketua RT 2 RW 11, E Rifa'i kepada detikbandung saat ditemui di lokasi kejadian, Selasa (2/3/2010).
"Saking kerasnya, sebagian kirmir hancur di bantaran sungai hancur. Akibatnya, air jadi cepat masuk ke rumah warga," terangnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Anak saya kebetulan buka warung, air masuk ke dalam warung membuat barang-barang hilang, tabung gas ada 4 juga hanyut terbawa air," ujar Sobari.
Pantauan detikbandung, terdapat sekitar empat titik kirmir jebol di sepanjang bantaran sungai di Kelurahan Pasir Impun, Kecamatan Mandalajati, Kota Bandung. Retakan juga terlihat hingga ke bantaran sungai dan beberapa rumah penduduk.
Akibat hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur Bandung sejak pukul 13.00 WIB Minggu (28/2/2010) lalu, sedikitnya 8 rumah rata dengan tanah dan 27 rumah terendam, akibat meluapnya sungai Cisaranten di 4 RW yang berada di Kelurahan Pasir Impun, Kecamatan Mandalajati. (avi/bbp)











































