"Kalau memar-memarnya sudah agak berkurang tinggal di leher saja. Bengkaknya juga sudah mengempis. Tapi masih demam," tutur Ambar kepada detikbandung melalui telepon, Senin (1/3/2010).
Namun begitu, Ambar mengaku kondisi mentalnya masih belum kunjung pulih. "Yang masih belum pulih itu mental saya. Bayangan kejadian itu masih terus ada," terang Ambar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ambar Suliyanti diduga menjadi korban percobaan pembunuhan yang terjadi di parkiran kampus UPI, Kamis (26/2/2010). Sang pelaku yang masih misterius ini, mencoba menghabisi nyawa Ambar dengan cara memelintir kepala. Namun, Ambar berhasil meloloskan diri setelah berakting tewas.
Setelah lolos, Ambar dilarikan ke UGD Rumah Sakit Hasan Sadikin dan menjalani perawatan. Saat itu, ditemukan memar di beberapa bagian tubuhnya. Ambar mengaku tidak mengenal pelakunya. Pada Jumat (27/2/2010), dirinya boleh pulang.
Kasus tersebut ditangani dan diselidiki Polres Bandung Barat. Hingga kini, polisi masih berupaya untuk mengungkap siapa pelakunya.
(dip/bbp)











































