"Hari ini kita mau mulai menempelkan selebaran, supaya bisa dibantu," kata Imas saat ditemui di rumahnya, Gang Mamadipa RT 2 RW 5 Jalan terusan Jamika, Kelurahan Sukahaji, Kecamatan Babakan Ciparay, Bandung, Senin (1/3/2010).
Dalam selebaran berukuran A4 tersebut, dicantumkan foto Nuri berukuran 10x10 centimeter beserta ciri-ciri dan nomor kontak yang dapat dihubungi jika menemukan Nuri. "Semoga anak saya bisa cepat pulang," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Imas menuturkan, kesehariannya Nuri tergolong pendiam. Nuri pun tidak pernah menceritakan masalah yang dialaminya kepada orangtuanya. "Yang saya tahu dia anaknya baik. tapi enggak tahu kalau di belakang saya seperti apa," ujarnya.
Hal itu dibenarkan oleh adik Nuri, Isma (14). Menurutnya Nuri jarang bermain keluar rumah. "Teteh (Nuri-red) jarang main, seringnya di rumah," kata Isma.
(tya/avi)










































