Upaya pencarian Nuri Rahwati (16), siswi SMP Cokroaminoto, terus dilakukan petugas kepolisan dari Polsek Babakan Ciparay. Informasi hilangnya Nuri disebar ke warga mulai tingkat rukun tetangga (RT) hingga rukun warga (RW) di wilayah Kecamatan Babakan Ciparay.
Hal tersebut diungkapkan Kapolsek Babakan Ciparay AKP Eko Listiono saat dikonfirmasi detikbandung melalui ponselnya, Senin (1/3/2010).
"Saya perintahkan petugas dan Babinkamtibmas untuk memberikan informasi kepada pengurus RT dan RW di seluruh Kecamatan Babakan Ciparay, mengenai adanya anak hilang bernama Nuri. Ini dilakukan setiap hari, sekaligus program pihak kepolisian mengunjungi kelurahan-kelurahan yang berada di Kecamatan Babakan Ciparay," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Memang kelurganya sudah melapor ke Polsek Babakan Ciparay. Walau keberadaan anak ini belum jelas, kami tetap berupaya melakukan pencarian dengan bantuan warga juga," ucapnya.
Eko menambahkan, bila ada masyarakat yang mengetahui keberadaan Nuri, agar segera melapor ke Polsek Babakan Ciparay, Jalan Soekarno-Hatta, ke nomor telepon 022-6015345.
Nuri terakhir kali pergi dengan menggunakan seragam sekolah lengkap serta memakai jaket hitam dan rambut diikat, Selasa (23/2/2010). Hilangnya Nuri ini terungkap setelah sekitar satu jam Nuri pamitan untuk menuju sekolah. Saat itu, handphone Nuri tertinggal di rumah. Setelah dicek ke sekolah, saat itu Nuri tidak masuk.
Nuri merupakan siswi kelas 3 di SMP Cokroaminoto. Selama ini ia tinggal di rumah orangtuanya, Gang Mamadipa RT 2 RW 5 Jalan Terusan Jamika, Kelurahan Sukahaji, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung.
Ciri-ciri Nuri saat terakhir meninggalkan rumah yaitu memakai pakaian sekolah (seragam SMP), rambut panjang diikat (sebahu), tinggi badan 150 sentimeter dan berat badan 45 kilogram.
(bbp/bbp)











































