"Kalau saya sih menduga Nuri main dengan teman di luar teman sekolahnya. Tapi mungkin saya enggak kenal, karena teman sekolahnya juga tidak tahu keberadaan Nuri," jelas Imas Yeni (35), ibu Nuri, saat ditemui di rumahnya Gang Mamadipa RT 2 RW 5 Jalan terusan Jamika, Kelurahan Sukahaji, Kecamatan Babakan Ciparay, Bandung, Senin (1/3/2010).
Imas menuturkan, Nuri adalah anak yang tergolong pendiam dan tidak pernah menceritakan masalah pribadinya pada keluarga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya jadi bingung. Padahal biasanya Nuri selalu bawa handphone," jelas Imas.
Nuri terakhir kali pergi dengan menggunakan seragam sekolah lengkap serta memakai jaket hitam dan rambut diikat. Hilangnya Nuri ini terungkap setelah sekitar satu jam Nuri pamitan untuk menuju sekolah. Saat itu, handphone Nuri tertinggal di rumah.
(avi/bbp)










































