Hal tersebut dikatakan Lurah Cisaranten Bina Harapan, Wandi (54) saat dihubungi detikbandung melalui telepon selular, Minggu (28/2/2010).
"Tiga rumah rusak berat, kalau yang lainnya bagian atapnya rusak ringan," ujarnya.
Wandi juga mengatakan gedung olahraga bulutangkis yang berada di wilayah tersebut juga mengalami rusak berat. "Atapnya yang terbuat dari alumunium hancuer semua, jebol," terangnya.
Selain rumah rusak terkena angin puting beliung, banjir dari air sungai Cijalupang juga menggenangi RW 3, RW 4, RW 5 di kelurahan tersebut.
"Dari tiga minggu tidak surut-surut, sekarang sudah satu meter, waktu minggu lalu sampai 2 meter," jelasnya.
Pada bulan November 2009 pihak kelurahan sudah mengirim surat meminta perbaikan kirmir jebol tersebut. Namun hingga kini belum ada perbaikan dari Dinas Bina Marga dan Pengairan Kota Bandung.
(avi/avi)











































