Gantungkan Mimpi dari Album Kompilasi

Gantungkan Mimpi dari Album Kompilasi

Tendi Mahadi - detikNews
Sabtu, 27 Feb 2010 16:56 WIB
Bandung - Mimpi dan semangat menjadi penyanyi terkenal. Itulah yang dimiliki puluhan anak muda yang berkumpul di GOR Ary, Jalan Soekarno-Hatta Bandung, Sabtu (27/2/2010). Kesempatan untuk mencapai mimpi tersebut akhirnya selangkah lebih dekat karena di tempat dan waktu tersebut diadakan launching album kompilasi mereka bertajuk 2010 Highway to the Star vol. 2.

Adalah IA Management, bekerja sama dengan Golden Musikindo yang memberikan jalan bagi mereka untuk mencoba berkarir di dunia musik. Namun, untuk saat ini target yang dipatok manajemen tidak muluk-muluk. Menyebarkan potensi mereka di tanah Jabar, adalah target yang realistis.

"Saat ini untuk pasar Jabar saja dulu," ujar Ivan Abdullah, direktur IA Manajemen ketika berbincang dengan detikbandung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Album kompilasi ini berisi 14 musisi yang masing-masing menyanyikan satu single mereka. Selain launching, GOR dikawasan Gede Bage ini juga diramaikan oleh aksi live mereka sejak pukul delapan pagi.

"Acaranya dari jam 8 sampai nanti malam," lanjutnya.

Ditemui terpisah, salah satu artis pendatang baru bernama Rei, mengungkapkan menjadi terkenal memang mimpinya. Hal itu bahkan sudah dipupuk dengan keseriusannya belajar ilmu tarik suara di salah satu sekolah musik terkenal di Indonesia.

"Aku memang ingin jadi terkenal, makanya dulu serius belajar vokal," aku perempuan cantik itu.

Beruntung Rei memiliki ibu yang mengerti keinginannya. Bahkan sang ibu yang bernama Erfina, terus menemani anak perempuannya setiap ada kesempatan untuk unjuk kebolehan.

"Saya bersyukur anak saya ikut serta dalam album ini. Semoga mimpinya untuk sukses dapat tercapai," harapnya.

Dituturkan Ivan, launching album ini akan dilanjutkan dengan tour ke sepuluh kota di Jabar seperti Bandung, Tasik, dan Garut. Dengan harapan karya mereka bisa diterima, dan mimpi menjadi terkenal semakin dekat dalam genggaman.

"Semoga kami bisa diterima oleh masyarakat," tutup Ivan.

(ema/bbp)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads