Pelaku Bukan Profesional Tapi Nekat

Percobaan Pembunuhan di UPI

Pelaku Bukan Profesional Tapi Nekat

Ema Nur Arifah - detikNews
Sabtu, 27 Feb 2010 15:27 WIB
Pelaku Bukan Profesional Tapi Nekat
Bandung - Meski leher korban dipelintir dan sempat terdengar seperti ada bunyi tulang yang patah, tidak membuat korban percobaan pembunuhan, Ambar Suliyanti (37), mendapatkan luka serius. Polisi menilai pelaku bukanlah tipe pembunuh profesional.

Hal itu diungkapkan Kasatreskrim Polres Bandung Barat AKP Philemon Ginting saat dihubungi detikbandung, Sabtu (27/2/2010).

"Bukanlah, bukan pembunuh profesional. Kalau memang profesional, saat memelintir seharusnya bisa membuat korban meninggal. Tapi ini kan tidak," ujar Philemon.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bahkan, menurut Philemon, pelaku tidak tergolong amatir atau profesional. "Kalau nekat sih iya," cetusnya.

Dosen FPOK Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) sekaligus Kepala Poliklinik UPI, Ambar Suliyanti, diduga menjadi korban percobaan pembunuhan yang terjadi di parkiran kampus UPI, Kamis (26/2/2010).

Sang pelaku yang masih misterius ini, mencoba menghabisi nyawa Ambar dengan cara memelintir kepala. Namun, Ambar berhasil meloloskan diri setelah berakting tewas.

Pelaku meninggalkan jejak sepasang sendal jepit hitam di mobil korban. Gerak-gerik pelaku terekam CCTV yang terpasang di area parkir kampus UPI. Ciri-ciri pelaku yaitu memiliki tinggi badan 168 sentimeter, kulit sawo matang, rambut keriting dan menggunakan baju warna merah.

(ema/bbp)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads