Hal itu diungkapkan Kasatreskrim Polres Bandung Barat AKP Philemon Ginting saat dihubungi detikbandung, Sabtu (27/2/2010).
"Bukanlah, bukan pembunuh profesional. Kalau memang profesional, saat memelintir seharusnya bisa membuat korban meninggal. Tapi ini kan tidak," ujar Philemon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dosen FPOK Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) sekaligus Kepala Poliklinik UPI, Ambar Suliyanti, diduga menjadi korban percobaan pembunuhan yang terjadi di parkiran kampus UPI, Kamis (26/2/2010).
Sang pelaku yang masih misterius ini, mencoba menghabisi nyawa Ambar dengan cara memelintir kepala. Namun, Ambar berhasil meloloskan diri setelah berakting tewas.
Pelaku meninggalkan jejak sepasang sendal jepit hitam di mobil korban. Gerak-gerik pelaku terekam CCTV yang terpasang di area parkir kampus UPI. Ciri-ciri pelaku yaitu memiliki tinggi badan 168 sentimeter, kulit sawo matang, rambut keriting dan menggunakan baju warna merah.
(ema/bbp)











































