Bandung - Setelah menjalani perawatan di UGD Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) selama satu malam, korban percobaan pembunuhan di Rektorat Kampus UPI Ambar Suliyanti (37) dibawa pulang untuk dirawat jalan. Namun tempat di mana Ambar dirawat akan dirahasiakan.
"Adik saya akan dibawa pulang, mengingat kondisinya yang tidak memiliki gangguan medis yang berat. Jadi bisa dirawat jalan," tutur sang kakak Astuti ketika ditemui di RSHS Jumat (26/2/2010).
Namun begitu, Astuti tidak memberi tahu kemana setelah ini adiknya akan dibawa. "Ya rahasialah. Nanti bisa-bisa si pelaku malah memburu ke sana kalau dikasih tahu," ucapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejak insiden Kamis (25/2/2010) kemarin, kondisi Kepala Poliklinik dan Dosen FPOK UPI ini masih lemah. Kepalanya belum bisa menoleh ke kanan dan banyak luka memar di tubuhnya. (
Baca:
Kronologi Percobaan Pembunuhan di Kampus UPI).
(dip/ema)