"Adik saya akan dibawa pulang, mengingat kondisinya yang tidak memiliki gangguan medis yang berat. Jadi bisa dirawat jalan," tutur sang kakak Astuti ketika ditemui di RSHS Jumat (26/2/2010).
Namun begitu, Astuti tidak memberi tahu kemana setelah ini adiknya akan dibawa. "Ya rahasialah. Nanti bisa-bisa si pelaku malah memburu ke sana kalau dikasih tahu," ucapnya.
Sejak insiden Kamis (25/2/2010) kemarin, kondisi Kepala Poliklinik dan Dosen FPOK UPI ini masih lemah. Kepalanya belum bisa menoleh ke kanan dan banyak luka memar di tubuhnya. (Baca: Kronologi Percobaan Pembunuhan di Kampus UPI). (dip/ema)











































