Kejadian tersebut merupakan buntut dari pelemparan bobotoh Persib oleh Pasoepati pada saat perjalanan menuju Surabaya untuk menonton laga pertandingan Persib Vs Persebaya, Minggu (14/2/2010) lalu.
Menurut Humas PT KA Daop 2 Bambang S Prayitno, kejadian terjadi sekitar pukul 19.00 WIB ketika KA Pasundan yang meluncur dari Surabaya menuju Bandung baru melewati Stasiun Ciamis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akibat kejadian itu, 3 orang harus menjalani perawatan di RSU Tasikmalaya dan sisanya melanjutkan perjalanan. "Rata-rata menderita luka di kepala. Bahkan ada yang sampai pingsan," jelas Bambang.
PT KA sendiri menyesalkan adanya insiden ini karena dalam kereta tersebut tidak ditemukan adanya suporter Persis Solo. "Ini yang kami sesalkan. Karena ternyata di dalamnya tidak ada Pasoepati," ucap Bambang.
Namun begitu, PT KA Daop 2 berjanji akan menganggung biaya pengobatan para korban pelemparan."Biaya masih menjadi tanggungan PT KA," tuturnya.
Selanjutnya, pihak PT KA Daop 2 berencana melaporkan kasus ini ke Polda Jabar untuk selanjutnya diteruskan ke Polres setempat.
(dip/ema)










































