"Pasien sempat dirawat 16 hari dan penanganannya termasuk sangat berat," tutur Dirut RSHS Rizal Chaidir ketika ditemui di ruangan kerjanya, Kamis (25/2/2010).
Menurut Deis, salah satu peluru merobek lambung. Selain itu terjadi juga gangguan pada pelapis jantung bagian dinding.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut Deis menuturkan bila pasien juga menderita efek dari trauma. Akibatnya pasien terkena infeksi di seluruh tubuh.
"Kondisi pasien yang buruk menyebabkan kegagalan berbagai organ. Awalnya gangguan ginjal pada 16 Februari dan sempat cuci darah 3 kali," tutur Deis.
Ditambahkan Deis, pada 24 Februariย fungsi jantung pasien menurun dan ginjal rusak. "Kondisi terus menurun dan akhirnya meninggal tadi pagi," tutur Deis.
Endang Wahyu yang menjadi korban penembakan oleh orang tak dikenal, akhirnya menghembuskan nafas terakhir di RSHS Bandung, Kamis (25/2/2010), sekitar pukul 08.30 WIB. Endang dimakamkan di Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Anggota Pengamanan Objek Vital (PAM Obvit) Polwiltabes Bandung, Brigadir Satu Endang Wahyu, ditembak orang tak dikenal ketika hendak pulang ke rumahnya di Kampung Legok, Desa Mekarwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (8/2/2010), sekitar pukul 18.00 WIB.
(dip/bbp)











































