Memasuki hari ketiga setelah tanah longsor di Perkebunan Teh Dewata, Ciwidey, Kabupaten Bandung, jumlah korban tewas yang ditemukan menjadi 20 orang. Dua korban terakhir yang semalam ditemukan tewas ialah Rani dan Aminudin.
"Rani dan Aminudin ditemukan tim evakuator di timbunan tanah longsor sekitar jam tujuh malam kemarin. Jadi saat ini, jumlah korban yang meninggal ada 20 orang," jelas Kasie Pemerintahan Kecamatan Pasir Jambu, Kosasih, saat dihubungi detikbandung melalui ponselnya, Kamis (25/2/2010).
Menurut catatan Kosasih, kedua orang tersebut bukan bagian dari 24 nama yang belum ditemukan di lokasi longsor. Sementara jenazah Rani dan Aminudin sudah dimakamkan pagi tadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kosasih menambahkan, satu orang yang ditemukan selamat kemarin sudah diketahui identitasnya. Pria yang berhasil diselamatkan itu bernama Adang (30). "Saat ini kondisinya membaik," jelasnya.
Berikut 20 nama korban tewas akibat tanah longsor : Isman (28), Iis (25), Vanesa (2), Ina (26), Yulis (22) Otih (55), Eti (40) Neni (26), Jajang (52) Cicih (50), Sahna (52), Ayi Oleh (45) Ceu Amin (45), Neneng binti Hana (13), Isman (2), Amin (45), Echa Bin Ade (1), Ayi (50), Rani, Aminudin. (bbp/lom)










































