Hal tersebut diungkapkan Juru Bicara Wapres Boediono, Yopie Hidayat, kepada wartawan di VIP Room Sompil Basuki, Bandara Husein Sastranegara, Rabu (24/2/2010).
"Pak Wapres mengingatkan untuk selalu waspada karena musim hujan belum mencapai puncaknya," ujar Yopie.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pemprov Jabar sudah punya persiapan," tuturnya.
Ia mengharapkan peta zona kerentanan tanah tersebut dijadikan acuan dalam menentukan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) di Jabar. Sehingga korban jiwa akibat bencana alam bisa diminimalisir.
"Peta itu diharapkan jadi acuan untuk membuat RTRW," tambahnya.
Yopie pun mengungkapkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan menambah jumlah telepon satelit untuk mempermudah komunikasi. Saat ini komunikasi melalui telepon seluler masih sulit dilakukan. Untuk mendapatkan sinyal ponsel, harus menuruni wilayah perkebunan hingga 3 jam.
"Nanti akan ditambah telepon satelitnya di beberapa titik agar komunikasi bisa lebih lancar," ungkap Yopie.
Dalam kunjungannya ke lokasi longsor, Yopie juga mengungkapkan Wapres Boediono memberikan beberapa bantuan seperti uang 200 juta rupiah, 25 tenda, 500 buah selimut, dan 100 peralatan dapur. "Semuanya dari kantong pribadi Pak Wapres," tutupnya.
(avi/avi)











































