"Masyarakat dapat membuat berbagai souvenir dengan logo 200 tahun kota Bandung. Bisa kaos, tas, jaket, mug, banyak sekali yang bisa dimanfaatkan sebagai industri kreatif," papar Ayi saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Selasa (22/2/2010).
Ayi menuturkan, banyaknya barang-barang yang diproduksi masyarakat dengan menggunakan logo tersebut akan menjadi daya tarik tersendiri dalam setiap kegiatan dalam rangkaian 200 tahun Kota Bandung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wakil Wali Kota Bandung Ayi Vivananda mengklaim, logo 200 Tahun Kota Bandung yang telah terpilih saat ini adalah logo ulang tahun kota yang pertama di Indonesia yang dipilih oleh masyarakat.
"Kalau di kota-kota lain sepertinya dipilih oleh pemkotnya, bukan oleh masyarakat. Logo 200 Tahun Bandung ini yang pertama kalinya," imbuh Ayi.
Menurutnya, penyelenggaraan lomba pemilihan logo dilakukan agar logo yang nantinya terpilih dapat digunakan bebas oleh seluruh warga Kota Bandung tanpa ada kewajiban royalti.
"Kalau melalui sayembara seperti ini kan kita istilahnya beli desain, masyarakat bisa gunakan dengan bebas tanpa harus membayar, sementara pemenang lomba jadi lebih terkenal," paparnya.
(tya/avi)











































