Tono (nama samaran-red) misalnya. Penyedia jasa layanan pembuatan skripsi di kawasan kampus ternama di Bandung ini mematok harga yang tidak bisa dibilang murah untuk satu skripsi.
"Kisarannya Rp 3 juta sampai Rp 10 juta. Tergantung materi skripsi yang digarap. Semakin sulit semakin mahal," terangnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jelas lumayan lah. Minimal sebulan ada belasan juta yang masuk kantong saya," ujarnya tersipu-sipu.
Namun Tono dan Komar sama-sama punya pengalaman tidak enak, yakni skripsi yang sudah dikerjakan tidak jadi dilunasi pemesannya. Banyak mahasiswa yang 'melarikan diri' di tengah-tengah pengerjaan skripsi.
"Dulu banyak yang begitu, kita beri kelonggaran bayarnya setelah selesai revisi, eh skripsi selesai dia kabur. Makanya sekarang saya selalu minta bayar setidaknya setengah dari total harga. Malah kalau bisa lunas," tandas Tono.
(dip/lom)










































