'Kalau Tidak Salah Kenapa Takut'

Pelajar di Warnet Dirazia

'Kalau Tidak Salah Kenapa Takut'

Andrian Fauzi - detikNews
Selasa, 23 Feb 2010 10:28 WIB
Kalau Tidak Salah Kenapa Takut
Bandung - Razia warnet untuk menjerat pelajar yang ngenet saat jam sekolah menuai pro kontra. Tapi sebenarnya apa tanggapan dari anak sekolahnya sendiri?

Adalah Israr Firdaus, Sakya Nabila, Dinan, Raihan, Rucita Rahman dan Wieby Wiguna. Sekelompok anak kelas 10 SMA Negeri 3 Bandung memberikan pendapatnya kepada detikbandung, Selasa (23/2/2010).

"Setuju dirazia di jam sekolah. Biar tidak ada yang membolos," ujar Dinan si ketua kelas yang diamini oleh teman-temannya ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Lagian kenapa harus membolos jika bisa dilakukan di luar jam sekolah," kata Sakya Nabila menimpali pendapat temannya.

Sakya mengaku lebih sering berkunjung ke warnet ketimbang teman-temannya. "Karena saya di rumah tidak ada internet, jadi harus ke warnet tiap hari," ungkapnya.

Pendapat yang senada juga disampaikan oleh Rucita Rahman, menurutnya jam buka warnet harus diatur di luar jam sekolah sehingga tidak membuat anak sekolah membolos.

"Kayaknya jam bukanya harus setelah pulang sekolah deh. Biar ngga pada bolos," katanya polos.

Sementara itu, Vivi, siswi SMA Santa Angela pun berpendapat sama. Menurutnya razia yang dilakukan harus sering dilakukan.

Pun demikian, mereka mengaku tidak takut ataupun kapok untuk datang ke warnet. "Ngapain takut kalau tidak salah," jawab mereka kompak.

(afz/bbp)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads