Hal itu dikatakan Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jabar Herman Muchtar, saat berbincang dengan detikbandung melalui telepon selular, Selasa (23/2/2010).
"Wisatawan yang datang ke Jabar terutama Bandung kan kebanyakan dari Jakarta, di sana juga kan terendam banjir, hal itu membuat mereka lebih memilih tinggal di rumahnya, malas untuk pergi ke Bandung. Apalagi di Bandung juga banjir," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tahun ini yang terparah sejak tahun 1986, biasanya kan Bandung tidak seperti ini," terangnya.
Herman juga mengatakan, dengan kondisi hujan besar dan angin yang kencang, tempat wisata di Bandung utara pun menjadi sepi. "Misalnya saja di Tangkuban Perahu, kalau hujan dan angin kencang juga kan orang serem," ujarnya.
(avi/avi)











































