Kepala Bagian Operasi Satpol PP Kota Bandung Kurnaedi mengatakan tidak akan melakukan kroscek ke pihak sekolah terkait banyaknya pelajar yang mengaku sudah dipulangkan oleh sekolah saat tadi dirazia di warnet. Alasannya, hal tersebut kewenangan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung.
"Kami tidak melakukan kroscek sampai sejauh itu, kami hanya membantu menertibkan siswa-siswa yang bermain di warnet dengan menggunakan seragam sekolah," ujar Kurnaedi di sela-sela razia, Senin (22/2/2010).
Kurnaedi mengatakan, staf Disdik yang ikut dalam razia kali ini akan membuat surat ke sekolah-sekolah yang berisi pemberitahuna bahwa pelajar yang terjaring razia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga pukul 14.00 WIB, razia masih terus dilanjutkan. Saat ini, menurut Kurnedi, pihaknya sedang melakukan evaluasi bersama penyidik Satpol PP. Kurnaedi pun belum bisa menyebutkan jumlah warnet yang dirazia dari 37 warnet yang direncanakan didatangi hari ini.
Staf Bidang Umum Disdik Kota Bandung, Endang Lili mengatakan, razia kali ini pihaknya hanya bertugas mendata identitas pelajar yang ketahuan bermain di warnet.
"Kita hanya mencatat saja, selanjutnya bagaimana pihak sekolah masing-masing," ujarnya.
(avi/bbp)











































