Pendemo Gelar Tarawangsa

5 Tahun Longsor TPA Leuwigajah

Pendemo Gelar Tarawangsa

- detikNews
Senin, 22 Feb 2010 11:22 WIB
Pendemo Gelar Tarawangsa
Bandung - Sebanyak 5 orang demonstran yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Lebak Gede, berdemo di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Senin (22/2/2010). Aksi tersebut dalam rangka memperingati 5 tahun longsornya TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Leuwigajah.

Dalam aksi tersebut, mereka menggelar pertunjukan musik Tarawangsa (Kesenian khas sunda-red) yang menggunakan alat musik berbentuk seperti rebab. Tiga dari 5 orang tersebut juga mengenakan pakaian khas sunda serba hitam lengkap dengan ikat kepala batik berwarna cokelat.

"Hanya mengingatkan saja, bahwa pernah terjadi dan jangan sampai dilupakan kejadian longsor sampah," Kata Koordinator Aliansi Masyarakat Lebak Gede yang juga menjabat sebagai Dewan Daerah Walhi, Dadang Hermawan, saat ditemui di sela-sela aksi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Longsor ini terjadi pada tanggal 21 Februari 2005 dan memakan korban hingga 159 orang.

Dadang juga mengatakan pihaknya menolak rencana pemerintah untuk refungsi TPA Leuwigajah. "Beresin dulu yang kemarin, karena masih ada sisa-sisa longsoran sampah," ujar Dadang. Ia juga berharap ada upaya perbaikan dari Pemprov Jabar terkait pengelolaan sampah.

Sementara itu Dadang juga menilai, TPA Sarimukti belum maksimal pengelolaanya. Ia menilai, TPA Sarimukti melenceng dari konsep yang direncanakan pemerintah dari fungsinya. "Kenyataannya 2-3 tahun lalu warga sudah menolak soal keberadaan TPA ini," jelasnya.

Pantauan detikbandung, mereka juga membentangkan 5 spanduk di pagar Gedung Sate, tertanda Aliansi Masyarakat Lebak Gede. Beberapa di antaranya bertuliskan, 'Menolak refungsi TPA Leuwigajah', 'Audit kinerja pengelolaan sampah di TPA Sarimukti, 'Sampahmu tanggungjawabmu, sampahku tanggungjawabku'.

Aksi yang berlangsung sekitar pukul 10.30 WIB ini dijaga oleh sekitar 20 orang polisi. Namun penjagaan tersebut tidak terlalu ketat dari biasanya. para polisi hanya berjaga sambil duduk di pinggiran pagar. (avi/avi)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads