Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Sosial Kota Bandung Siti Masnun saat dihubungi wartawan melalui telepon genggamnya, Minggu (21/2/2010).
"Kami belum punya pemetaan bencana, yang ada baru dari pemprov saja. Itu pun Kota Bandung tidak masuk daerah rawan bencana," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Titik bencana yang akan masuk dalam pemetaan bencana tersebut diantaranya, daerah Ciumbuleuit sebagai daerah rawan longsor. "Diprediksi Bandung Timur akan jadi daerah rawan banjir dengan gencarnya pembangunan yang dilakukan disana," tambahnya.
Sementara itu, titik banjir cileuncang di Kota Bandung sudah mencapai 67 titik."Hal itu disebabkan sistem drainase yang buruk," ujar Siti.
Terkait penanganan bencana, Siti menuturkan Dinsos lebih menangani pada pasca bencana, yaitu koordinasi pemberian bantuan. "Kami lebih ke penanganan pasca bencana seperti pemberian bantuan sembako atau tenda," tutupnya.
(tya/dip)










































