Sekretaris Dinas Pertamanan (Distam) Kota Bandung Arief Prasetya mengaku bingung untuk membuang sampah batang dan ranting pohon yang dipungut di 43 titik di Kota Bandung. Tempat biasa membuang sampah pohon di Padalarang itu menolak karena sampah terlalu banyak.
"Selama ini kami membuang sampah batang, daun, ranting pohon itu ke Padalarang. Kami menyewa tempat. Tetapi karena ini sampahnya banyak, pemilik kontrakan menolak," jelas Arief saat dihubungi detikbandung melalui ponselnya, Selasa (16/2/2010).
Sebagai solusi alternatif, kata Arief, sampah-sampah itu ditampung sementara di Kebon Bibit, Jalan Suryalaya, Kota Bandung. Namun tetap, pihak Distam mengaku masih kebingungan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, sampah tersebut yang diangkut dengan menggunakan empat truk dan empat pick-up, kemungkinan akan bertambah penuh. Satu mobil saja, sudah bolak-balik sekitar tiga kali.
"Saya akan segera koordinasi dengan pihak PD Kebersihan Bandung untuk membantu mengangkut sampah yang ditaruh di Kebon Bibit itu. Saya khawatir tindakan ini malah ditiru warga setempat. Ya, nanti warga malah ikut buang sampah di tempat tersebut," terangnya.
Sampah-sampah akibat hujan lebat disertai angin tersebut dibersihkan oleh petugas dari Distam sejak pagi tadi.
(bbp/lom)











































