"Kalau lihat saya sudah tidak tega. Menangisnya semakin sering. Nafasnya kerap berbunyi saat tidur. Makan pun semakin susah. Sampai untuk minum susu pun harus pakai selang ke mulutnya," tutur sang nenek Rohayah (46) ketika ditemui wartawan Senin (15/2/2010).
Anak pertama dari pasangan Rahmat Solehudin dan Ela Nurlaela ini juga semakin sulit untuk tidur. "Kalau tidur di kasur pasti nangis," tuturnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rohayah sendiri tidak mengetahui pasti kenapa Shafiya mendadak sering sesak nafas seperti ini. "Tidak tahu juga mulai kapan. Baru seminggu sepertinya. Tadinya tidak ada gangguan pernafasan," ujarnya.
Keluarga berharap, pengobatan Shafiya bisa dilakukan sampai tuntas. "Inginnya tentu sampai tuntas. Kita masih terbentur biaya. Mau pakai Gakinda si Shafiyanya belum terdaftar di Kartu Keluarga. Jadi masih harus diproses lebih lama," tandas Rohayah.
Shafiya yang lahir pada 4 Mei 2009 dilahirkan dengan bantuan bidan. Sejak tiga hari lahir, bidan sudah memvonis sakit kuning. Kini bayi malang ini masih dirawat di Ruangan A1 RSHS. Diduga Shafiya juga mengalami paru-paru basah.
(dip/lom)











































