Hal itu diungkapkan Humas PT KA Daop II Bandung, Bambang SP, saat berbincang dengan detikbandung melalui telepon, Senin (15/2/2010).
"Diganti menjadi KLB karena pertimbangan keamanan. Karena pada saat berangkat, di Solo terjadi pelemparan ke kereta," ujar Bambang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekitar 1.500 bototoh tersebut berangkat dari Stasiun Pasar Turi pukul 00.45 WIB dan tiba di Stasiun Bandung sekitar pukul 13.00 WIB. Dikatakan Bambang, hingga kini dirinya belum menerima laporan kerusakan kereta usai digunakan para Bobotoh.
"Alhamdulilah aman, sampai saat ini saya belum terima laporan kerusakan," terangnya.
Dari sekitar 1.500 bobotoh yang menggunakan KA, disebutkan Bambang sebanyak 500 orang telah terkoordinir dengan membayar tiket pulang pergi. Sementara sebanyak 617 orang membayar tiket sendiri.
Namun dirinya tidak mengetahui pasti apakah 1.000 bobotoh yang pulang siang tadi itu membayar tiket atau tidak. Karena ia mengaku belum konfirmasi dengan stasiun di Surabaya.
"Semoga sih mereka bayar yah," harapnya.
(tya/lom)










































