Hal ini diungkapkan Agus Saepudin (49) warga Cikudapateuh Dalam RT 02 RW 01 Kelurahan Kacapiring Kecamatan Batununggal.
"Dulu (1982-red) pernah, tapi tidak separah ini, hanya nimpa 2 mobil yang sedang parkir," tutur Agus kepada detikbandung saat ditemui di lokasi kejadian, Senin (15/2/2010).
Namun Agus menilai kejadian kedua kali ini jauh lebih parah dari yang pertama karena menimpa puluhan motor dan juga merobohkan tembok perbatasan dengan rumah warga dan parkir Mal Elektronik Jaya Plaza.
Tembok PT Krisna Batara berbatasan dengan Mal Elektronik Jaya Plaza. Sementara tembok parkir Mal Elektronik Jaya Plaza berbatasan dengan rumah warga.
Agus menduga ambrolnya tembok PT Krisna Batara disebabkan tembok tidak bisa menahan debit air. "Waktu air meluber, hampir selutut, kira-kira 50 cm," terangnya.
Pantauan detikbandung, saat ini warga masih membersihkan rumahnya dari puing-puing tembok yang ambrol. Ada sekitar 5 rumah yang terkena ambrolan tembok Mal Elektronik Jaya Plaza.
(tya/avi)











































