Hindari Bangun Rumah di Tanah Bekas Longsor

Hindari Bangun Rumah di Tanah Bekas Longsor

- detikNews
Minggu, 14 Feb 2010 18:51 WIB
Hindari Bangun Rumah di Tanah Bekas Longsor
Bandung - Warga yang terkena musibah longsor sebaiknya tidak membangun rumahnya kembali di tempat yang sama. Karena kemungkinan besar, hal serupa akan terjadi kembali di daerah tersebut.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (BVMBG) Bandung, Surono, saat dihubungi detikbandung melalui telepon selular, Minggu (14/2/2010).

"Potensi terulangnya longsor hingga 50 persen, tinggi sekali. Jadi sebaiknya jika sudah terkena longsor lebih baik pindah rumah saja, karena pasti akan terulang. Terutama saat musim hujan," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Surono mengatakan, dengan curah hujan yang tinggi seperti sekarang ini, warga yang tinggal di daerah lereng terjal dengan kerentanan tanah tinggi harus waspada akan bencana longsor.

"Sekarang kan banyak pemukiman yang berada di lereng terjal, hal tersebut berpotensi terjadi gerakan menengah hingga tinggi yang akan menyebabkan longsor," jelasnya.

Surono juga berharap pemerintah lebih memperhatikan pembangunan di daerah tebing atau perbukitan. "Seharusnya penataan ruang itu berdasarkan analisis risiko bencana, apakah risikonya tinggi atau rendah," ujarnya.

(avi/avi)


Berita Terkait