Setelah bersaing dengan dua peserta tender lainnya, untuk yang ketiga kalinya, Perum DAMRI memenangkan tender sebagai operator Trans Metro Bandung (TMB). DAMRI memenangkan tender dengan penawaran sebesar Rp 1,053 miliar, untuk biaya operasional bus selama satu tahun.
"Iya, DAMRI yang menang tender untuk 2010, sekarang tinggal tanda tangan kontrak. Tapi masih nunggu dulu dana APBD turun," ujar Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah TMB, Yadi Haryadi, saat dihubungi detikbandung melalui ponsel, Kamis (11/2/2010).
Berdasarkan keterangan Yadi, kedua pesaing DAMRI dalam proses lelang tender adalah PT Arminta dan PT Bona Warindo Jayabakti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
DAMRI akan mengoperasikan 10 bus TMB dengan 10 rit atau 5 kali pulang pergi. Yadi menambahkan, tahun ini rencananya akan ada penambahan bus dari Departemen Perhubungan sebanyak 10 bus.
"Tapi itu baru rencana, dan nanti tambahan tersebut akan diberikan kepada konsorsium, untuk meringankan beban konsorsium," jelas Yadi.
Ditemui terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Timbul Butar Butar mengatakan, meski tahun operasional TMB oleh DAMRI merugi, namun bukan berarti pada tahun ini DAMRI tidak diperbolehkan mengikuti proses tender.
"Ya memang merugi, tapi kan bukan karena faktor itu lalu tidak boleh ikut tender. Kan siapa saja berhak," ujarnya. (avi/bbp)











































