"Kejadiannya jam setengah 5-an sewaktu istri saya memasak air," ujar Ena (41) pemilik rumah saat ditemui di lokasi, Rabu (10/2/2010).
Dijelaskan Ena, semalam tabung gas yang meledak tersebut baru diganti. "Semalam tabung gasnya baru diganti," terangnya yang menyebut tabung gas yang meledak yaitu yang berukuran 3 kilogram.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Istri Ena yang bernama Nangimah (35) yang saat kejadian berada di dapur pun menjadi korban. Nangimah mengalami luka bakar di kedua tangan dan kakinya. Ia pun sempat mendapatkan perawatan di RS Advent. Korban kini sudah pulang kembali dan saat ini dititipkan di rumah kerabat korban di gang Cempaka I no 5.
"Sudah langsung boleh pulang," tambahnya.
Selain Nangimah, seorang mahasiswa yang indekos di tempatnya itu juga mengalami luka di bagian kepala, yang diduga karena tertimpa eternit. "Tapi sekarang tidak tahu dia dimana," ungkap Ena.
Tak hanya sebagian rumah Ena yang ambruk, sebagian kandang domba milik Rosyid yang letaknya berdampingan dengan dapur Ena juga turut Ambruk. "Engga ada hitung-hitungan, namanya juga musibah," tuturnya.
Ena memperkirakan jumlah kerugian yang menimpanya akibat kejadian ini mencapai Rp 150 juta. Tabung gas, selang dan kompor disebut Ena telah dibawa oleh polisi. (tya/lom)











































