Seorang karyawan, Aciw (27), mengatakan dirinya melihat asap dari gudang yang disaksikan juga karyawan lainnya.
"Saya lagi ngobrol dengan karyawan lain di depan pagar. Lalu saya lihat ada asap dari gudang. Pertama saya tidak mengira itu kebakaran, tapi kok lama-lama membesar. Kita masuk dengan memecahkan kaca gudang, karena pintu kantor masih terkunci," tutur Aciw saat ditemui di lokasi.
Pada saat kaca dipecahkan, Aciw dan karyawan lainnya melihat api sudah berkobar di dalam gudang. "Setelah kaca dipecahkan, api sudah melumat kardus-kardus dan berbagai perabotan yang disimpan digudang. Langsung saja saya ambil air dengan meminta dari tetangga sekitar sini," sambungnya.
Setelah berupaya menyiramkan air, api pun padam sekitar 20 menit kemudian. "Sekitar pukul 9 kurang api akhirnya padam, setelah itu mobil pemadam kebakaran datang. Jumlah mobil yang datang yaitu sebanyak 4 unit," terang Aciw.
Aciw menduga kebakaran berasal dari konsleting listrik. "Kemungkinan sih listrik konslet," katanya.
Pantauan detikbandung, sampai saat ini karyawan Sinar Indoten yang berjumlah 12 orang masih terlihat membersihkan gudang. Bangunan gudang juga masih berdiri, hanya barang-barang yang ada di dalamnya saja yang terbakar. Sejumlah polisi juga terlihat berjaga di sekitar lokasi.
(tya/bbp)











































