Tinggal di Tenda, Warga Mulai Terserang Penyakit

Benteng Green Ciumbuleuit Ambrol

Tinggal di Tenda, Warga Mulai Terserang Penyakit

Avitia Nurmatari - detikNews
Senin, 08 Feb 2010 13:46 WIB
Tinggal di Tenda, Warga Mulai Terserang Penyakit
Bandung - Sebagian warga korban ambrolnya benteng The Green Ciumbuleuit, masih mengungsi di tenda. Dua hari setelah kejadian tersebut, warga yang mengungsi mulai terserang penyakit demam dan hipertensi.

Hal tersebut diungkapkan salah seorang petugas kesehatan dari Puskesmas Ciumbuleuit, Rina Feristiani (25), saat ditemui di posko kesehatan warga korban longsor, Senin (8/2/2010).

"Sudah ada sembilan orang yang mengeluh sakit. Ada yang sakit demam dan hipertensi. Kalau yang demam mungkin akibat hujan terus beberapa hari ini dan warga tidurnya di tenda. Yang tekanan darahnya naik, kemungkinan shock," jelas Rina.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, Rina menambahkan, beberapa anak kecil yang tinggal di tenda pengungsian sejak dua hari lalu, saat ini mengeluh sakit mata. "Mungkin karena angin," jelasnya.

Posko kesehatan ini sejak hari pertama sudah didirikan. Warga yang merasa kondisinya tidak fit, bisa memanfaatkan layanan kesehatan tersebut. Bahkan, petugas kesehatan memberikan gratis multivitamin sebagai penjaga daya tahan tubuh untuk warga.

"Setiap warga yang memeriksa kesehatannya, maka kami beri multivitamin kapsul, tutup Rina.

Benteng setinggi 25 meter milik perumahan The Green Ciumbuleuit ambrol. Peristiwa yang terjadi Sabtu (6/2/2010), sekitar pukul 01.30 WIB, menimpa dua rumah warga di Jalan Bukit Indah Dalam, Kampung Cisatu, RT 4 RW 7, Kelurahan Ciumbuleuit, Kecamatan Cidadap, Bandung. Lokasi rumah warga tepat di bawah benteng tersebut. Sementara lima rumah warga lainnya terendam air Sungai Cipaganti yang arus airnya tersumbat reruntuhan longsor. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.

(bbp/bbp)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads