Salah seorang korban, Ainur (30), menganggap musibah ambrolnya benteng tersebut bukan karena faktor alam. Dia menilai, kejadian tersebut akibat lalainya pihak pengembang.
"Pingginnya kami cepat dipindahkan dan pengembang segera tanggung jawab. Ini kan bukan bencana alam. Tetapi akibat benteng longsor," ujar Ainur saat ditemui di tempat pengungsian yang tak jauh dari lokasi longsor, Senin (8/2/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sudah 10 tahun tinggal di sini. Pada tahun 2008, benteng itu juga pernak ambrol dan menimpa rumah saya hingga hancur. Kalau kejadian saat ini, rumah saya hancur karena terbawa arus Sungai Cipaganti. Saat kejadian, timbunan longsor menghambat air sungai dan meluber ke ruamah," kata ibu dua anak ini.
Namun, kata Inur, kejadian pertama itu, pihak pengembang tidak mengganti seluruhnya. hanya setengahnya saja. Ia mengaku, ganti rugi saat itu dalam bentuk uang.
Hal serupa dikatakan korban lainnya, Cacih (48). Menurut dia, para warga yang terkena musbah itu harus segera pindah dan mendapat ganti rugi.
"Maunya saya dipindah saja. Karena tidak mungkin kembali tinggal di lokasi yang sama. Saya berharap secepatnya ada ganti rugi. Karena tidak enak juga tinggal di pengungsian," ungkap Cicih.
Saat ini sebagian warga masih mengungsi di tenda yang tak jauh dari lokasi kejadian. Tenda ukuran 4x8 meter sumbangan Dinsos Kota Bandung ini dihuni 7 KK atau 14 jiwa. Sementara warga lainnya yang menjadi korban menghuni ke rumah kerabatnya. Total rumah warga yang menjadi korban ada tujuh rumah. Itu dihuni 12 KK atau 41 jiwa.
Benteng setinggi 25 meter milik perumahan The Green Ciumbuleuit ambrol. Peristiwa yang terjadi Sabtu (6/2/2010), sekitar pukul 01.30 WIB, menimpa dua rumah warga di Jalan Bukit Indah Dalam, Kampung Cisatu, RT 4 RW 7, Kelurahan Ciumbuleuit, Kecamatan Cidadap, Bandung. Lokasi rumah warga tepat di bawah benteng tersebut. Sementara lima rumah warga lainnya terendam air Sungai Cipaganti yang arus airnya tersumbat reruntuhan longsor. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.
(bbp/bbp)











































