Kelurahan Andir Surut, Cieunteung Masih Tergenang

Banjir di Baleendah

Kelurahan Andir Surut, Cieunteung Masih Tergenang

- detikNews
Minggu, 07 Feb 2010 17:41 WIB
Kelurahan Andir Surut, Cieunteung Masih Tergenang
Bandung - Luapan air sungai Citarum yang menggenangi ribuan rumah warga di Kecamatan Andir, Kabupaten Bandung mulai surut. Sedangkan untuk Kelurahan Cieunteung air belum juga surut.

"Air di Cienteung agak bertahan. Sementara di Andir air sudah mulai surut sekitar 40 centimeter," kata Camat Baleendah Usman Sayogi saat dihubungi wartawan, Minggu (7/2/2010).

Warga yang sempat mengungsi, kata Usman, saat ini berangsur kembali ke kediamannya masing-masing. Namun, pihaknya memprediksi warga akan kembali ke pengungsian melihat kondisi hujan yang terus mengguyur kawasan Bandung dan sekitarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pengungsi agak berkurang karena pulang ke rumah, kemungkinan mereka balik lagi. Tergantung kondisi sungainya," jelas Usman.

Bantuan untuk warga masih terus berdatangan termasuk obat-obatan dan makanan khusus balita. "Bubur bayi, obat-obatan, dan juga handuk beberapa sudah diminta untuk back up posko," kata Usman.

Jumlah pengungusi, lanjut Usman, dari dua kelurahan di kawasan Baleendah yang tergenang banjir berjumlah 1.998 orang. Para pengungsi ditempatkan di tujuh titik, yaitu di Kantor DPC PDIP Kabupaten Bandung, Aula Kecamatan Baleendah, kantor Kelurahan Baleendah, tenda di RW 28 Kelurahan Baleendah, tenda di RW 20 kelurahan balendah, Kantor KNPI Kabupaten Bandung dan Kantor Kelurahan Andir.

Untuk di kantor PDIP ada 378 orang, aula Kecamatan Baleendah terdapat 45 orang, kantor kelurahan Baleendah ada 388 orang, tenda di RW 28 Baleendah ada 280 orang, tenda di RW 20 ada 75 orang, kantor KNPI terdapat 332 orang dan kantor Kelurahan Andir tercatat 300 orang.
(ahy/ahy)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini