Karyawan Keukeuh Ingin Bertemu Surya Paloh

Hotel Papandayan PHK Karyawan

Karyawan Keukeuh Ingin Bertemu Surya Paloh

Andri Haryanto - detikNews
Rabu, 03 Feb 2010 09:13 WIB
Karyawan Keukeuh Ingin Bertemu Surya Paloh
Bandung - Serikat Pekerja Mandiri (SPM) Hotel Papandayan Bandung akan bertemu dengan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Rabu (3/2/2010) siang ini, di Jakarta. Pekerja yang menjadi korban PHK keukeuh meminta kepada menteri agar dipertemukan dengan pemilik Media Group Surya Paloh.

"Kita ingin dipertemukan dengan Surya Paloh sebagai pemilik Hotel Papandayan," kata Ketua SPM Hotel Papandayan Asep Ruhiyat saat berbincang dengan detikbandung via ponsel.

Sebelumnya, para karyawan yang dipecat menyampaikan keluhannya kepada Menakertrans Muhaimin Iskandar saat berkunjung ke Disnakertrans Jabar beberapa hari lalu, terkait PHK karyawan hotel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tanggapan beliau itu tidak boleh alasan PHK karena renovasi. Itu tidak masuk akal," kata Asep mengutip ucapan Menakertrans.

Dalam pertemuan nanti, lanjut Asep, pihaknya meminta menteri melindungi nasib karyawan Hotel Papandayan yang diberhentikan secara sepihak oleh perusahaan PT Citra Graha Nugratama.

"Minta bagaimana caranya kami ini tetap dipekerjakan di Hotel Papandayan," ujarnya.

Asep mengatakan, pertemuan akan dilakukan oleh perwakilan SPM. "Tidak bisa semuanya, menyangkut biaya juga," ujar Asep.

Ia juga mempertanyakan anjuran Disnakertrans Bandung yang bertolak belakang dengan putusan hakim Pengadilan Industrial Bandung yang menyatakan PHK batal demi hukum karena dinilai hakim tidak memeuhi syarat PHK seperti yang tertuang dalam aturan perundangan tentang PHK.

"Disnaker menganjurkan 57 karyawan untuk mengambil pesangon. Batal demi hukum, tapi kenapa Kadisnaker Kota Bandung menganjurkan kami mengambil pesangon seperti itu," jelasnya.

Ia mencurigai adanya praktik union busting (pemberangusan kebebasan berserikat) oleh perusahaan kepada karyawannya. "Sepertinya ingin mengganti karyawan tetap menjadi karyawan kontrak seperti yang sedang marak sekarang ini," tandasnya.

(ahy/bbp)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads