"44 kesenian di Jabar sudah punah. Dan ini kalau mendapatkan sentuhan dari KUKM dan Mikro akan bertumbuh dan berkembang," kata Dede saat memberikan sambutan dalam Pertemuan Perbankan Jawa Barat 2010, di Kantor Bank Indonesia Bandung, Senin malam (1/2/12010).
Kekhawatiran sebagian pihak yang menyebutkan ACFTA akan berimbas pada sektor industri, kata Dede, tidak berlaku bagi industri budaya dan pariwisata.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dede mengatakan, Kota Bandung memiliki aset pariwisata luar biasa selain Bali. Guna menandingi serbuan produk Cina dirinya berharap Bandung membuat merchandise khusus pariwisata khas Bandung.
"Merchandise itu kan bagian dari industri pariwisata yang tidak mungkin direbut pasar Cina, karena ada ciri khas kearifan lokal," imbuh Dede.
Ia berharap pemerintah kabupaten-kota di Jabar menggenjot sektor pariwisata dan budaya. "Kita akan support rencana program Pariwisata Kota Bandung dan lainnya," tandas Dede.
Selain itu, Pemprov Jabar mengalokasikan Rp 1 miliar guna perbaikan infrastruktur destinasi wisata yang dinilai masih sulit untuk dijangkau. Jumlah tersebut dialokasikan untuk sekitar 30 destinasi wisata.
"Mudah-mudahan di (APBD) perubahan kita tambahkan lagi sampai Rp 5 miliar untuk memudahkan menuju destinasi wisata," ungkapnya.
(ahy/bbp)











































