Tampak anak-anak yang rata-rata siswa sekolah dasar tersebut hanya menggunakan celana pendek dan kaos singlet. Mereka mengaku bermain di situ karena sekolah mereka terendam banjir sehingga sekolah diliburkan.
Truk-truk yang mengangkut peti kemas pun terendam sampai setengah tinggi ban. Namun kegiatan keluar masuk peti kemas tidak terganggu dengan genangan air.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di dieu jadi kolam renang yeuh (di sini jadi kolam renang nih-red)" tuturnya.
Hal yang sama juga dilakukan Ismanto, siswa kelas 5 SD Cisaranten 2 Gede Bage. "Main di sini dari jam 8, ya rame aja," kata Ismanto.
Menurutnya, saat mau mau berangkat sekolah, dia bertemu dengan seorang guru yang menyuruhhnya pulang karena sekolah kebanjiran.
Menurut seorang warga, Candra (29), kawasan peti kemas tergenang air sejak pukul 19.00 WIB. "Sebenarnya dari sore tergenang, tapi paling tinggi jam 7 malam," ujarnya.
Pantaun detikbandung, puluhan anak-anak nampak menikmati area kolam renang dadakan tersebut. Mereka tampak berenang, berlarian dan saling mencipratkan air.
(ema/ema)










































