Suami Hobi Judi, Ida Nekat Jual Anak

Suami Hobi Judi, Ida Nekat Jual Anak

Baban Gandapurnama - detikNews
Jumat, 29 Jan 2010 18:47 WIB
Suami Hobi Judi, Ida Nekat Jual Anak
Bandung -

Ida Hamidah (23) diduga menjual seorang anak perempuannya kepada orang tak dikenal. Perbuatan nekat tersebut terpaksa dilakukan karena himpitan ekonomi yang serba kekurangan.

"Suami saya nganggur. Kalau ada kerjaan paling mungut rongsokan. Yang saya tak senang, suami saya sering main judi. Anak jadi nggak diperhatikan," jelas Ida di Mapolresta Bandung Barat, Jalan Sukajadi, Jumat (29/1/2010).

Aksi itu dilakukan Ida sekitar lima tahun lalu. Saat itu, anak perempuannya bernama Difa Naebaho masih berusia sembilan bulan. Suaminya bernama Yohanes Arianto (25) pun mengetahui pula hal tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saat itu tetangga saya yaitu Neli menjadi perantara untuk manjual anak saya ke salah seorang yang tidak saya kenal bernama Aming, " ucapnya.

Ida mengaku, saat itu menerima surat dari Neli yang bentuknya seperti surat perjanjian. Dia mendatanganinya. Namun Ida tak membacanya. "Katanya Neli akan menyerahkan anak saya ke Aming," ujarnya.

Tak itu saja, anak keduanya bernama Febi pun mendapat perlakuan hampir serupa. Namun, Ida mengaku kalau Febi hanya dititipkan ke tetangganya saat berusia tiga bulan.

"Usia Febi kalau sekarang sekitar tiga tahun. Memang saat itu diasuh sama tetangga. Tapi sekarang diasuh oleh keluarga suami saya," jelasnya.

Terungkapnya kejadian tersebut berawal setelah Ida tersandung kasus pencurian. Dirinya ditangkap warga sekitar dan diserahan anggota reskrim Polres Bandung Barat, belum lama ini. Ida terbukti mencuri empat gelang emas di rumah tetangganya, di Blok Beas, Jalan Caringin.

"Awalnya dia (Ida red) ini ditangkap karena mencuri emas. Lalu, beberapa hari lalu, mertuanya datang ke kantor polisi dan memberitahu kalau dia juga diduga pernah menjual seorang anaknya. Itu pun diketahui pula para tetangganya." ujar Kasatreskrim Polres Bandung Barat AKP Philemon Ginting.

"Kasus dugaan penjualan anak ini masih diselidiki. Apakah itu benar dijual atau dititipkan ? Dia berbuat seperti itu karena alasan faktor ekonomi," tuturnya.

(bbp/tya)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini