Dari Kalangan Muda, Akhmaloka Diyakini Bawa Perubahan

Rektor Baru ITB Dilantik

Dari Kalangan Muda, Akhmaloka Diyakini Bawa Perubahan

- detikNews
Jumat, 29 Jan 2010 13:22 WIB
Dari Kalangan Muda, Akhmaloka Diyakini Bawa Perubahan
Bandung - Dilantiknya Akhmaloka yang belum genap berusia 49 tahun sebagai rektor baru ITB, dinilai Civitas Akademika ITB sebagai salah satu langkah untuk membuat perubahan.

Salah satunya adalah Bambang Sutjiatmo, Guru Besar Teknik Mesin ITB ini meyakini bahwa sosok Akhmaloka adalah seorang pemimpin yang siap membawa angin positif bagi ITB.

"Dia adalah seorang intelektual muda yang saya yakini membawa angin perubahan yang lebih baik. Proses penyaringan yang dilakukan Majelis Wali Amanat (MWA) sudah menyatakan bahwa ia adalah yang terbaik dari yang baik," tutur Bambang ketika berbincang dengan detikbandung, usai Pelantikan Rektor Baru ITB di Aula Timur ITB Jumat (29/1/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal senada juga disampaikan Mantan Rektor ITB Periode 1997-2001 Lilik Hendrajaya. Menurutnya terpilihnya rektor baru yang berasal dari kalangan muda berpeluang membawa perubahan positif bagi ITB. Akhmaloka lahir di Cirebon, 1 Februari 1961.

"Yang baru harus lebih baik dari sebelumnya. Terpilihnya figur dari kalangan muda tidak berarti kalah pengalaman. Toh beda usia itu hanya beda waktu lamanya ada di dunia kan?" ujar Lilik.

Sementara itu kalangan mahasiswa menilai Akhmaloka adalah seorang figur pemimpin yang komunikatif terhadap mahasiswa.

"Beliau (Akhmaloka-red) track record kepemimpinannya bagus. Terbukti pada saat menjadi dekan selama 4 tahun silam di FMIPA beliau sangat diunggulkan. Ia juga sangat komunikatif dengan mahasiswa. Satu yang membuat kami tersanjung adalah semangatnya untuk membuat teknologi mutakhir yang memiliki rasa lokal," tutur Benny Nafariza, anggota Majelis Wali Amanat Wakil Mahasiswa.
(dip/lom)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini