Salah satunya adalah Bambang Sutjiatmo, Guru Besar Teknik Mesin ITB ini meyakini bahwa sosok Akhmaloka adalah seorang pemimpin yang siap membawa angin positif bagi ITB.
"Dia adalah seorang intelektual muda yang saya yakini membawa angin perubahan yang lebih baik. Proses penyaringan yang dilakukan Majelis Wali Amanat (MWA) sudah menyatakan bahwa ia adalah yang terbaik dari yang baik," tutur Bambang ketika berbincang dengan detikbandung, usai Pelantikan Rektor Baru ITB di Aula Timur ITB Jumat (29/1/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang baru harus lebih baik dari sebelumnya. Terpilihnya figur dari kalangan muda tidak berarti kalah pengalaman. Toh beda usia itu hanya beda waktu lamanya ada di dunia kan?" ujar Lilik.
Sementara itu kalangan mahasiswa menilai Akhmaloka adalah seorang figur pemimpin yang komunikatif terhadap mahasiswa.
"Beliau (Akhmaloka-red) track record kepemimpinannya bagus. Terbukti pada saat menjadi dekan selama 4 tahun silam di FMIPA beliau sangat diunggulkan. Ia juga sangat komunikatif dengan mahasiswa. Satu yang membuat kami tersanjung adalah semangatnya untuk membuat teknologi mutakhir yang memiliki rasa lokal," tutur Benny Nafariza, anggota Majelis Wali Amanat Wakil Mahasiswa.
(dip/lom)










































