Mahasiswa Sesalkan Kepergian SBY ke Banten

Unjuk Rasa 28 Januari

Mahasiswa Sesalkan Kepergian SBY ke Banten

- detikNews
Kamis, 28 Jan 2010 10:07 WIB
Mahasiswa Sesalkan Kepergian SBY ke Banten
Bandung - Sekitar 80 mahasiswa yang tergabung dalam BEM Bandung Raya melakukan aksi turun ke jalan di depan Monumen Perjuangan Jl Dipati Ukur, Kamis (28/1/2010). Dalam aksinya ini mereka mengkritisi 100 hari pemerintahan SBY-Boediono yang dianggap tidak menepati janjinya untuk melakukan evaluasi.

Bahkan kabar kepergian SBY ke Banten dianggap sebagai reaksi ketakutan akan banyaknya aksi demonstrasi.

Para mahasiswa menamakan aksinya 28 untuk Perubahan. "SBY dan Boediono harusnya evaluasi bukannya malah ke Banten. Apa mereka takut dengan gelombang aksi demo dimana-mana?," tutur koordinator aksi Mei Susanto saat ditemui wartawan disela-sela aksi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mahasiswa mengaku kecewa dengan pengusutan kasus Bank Century yang dinilai semakin tidak jelas. Begitu juga dengan pemberlakuan AC-FTA yang banyak dikritisi perusahaan lokal dan nasional, tarif rumah sakit yang naik serta UN yang masih tidak jelas nasibnya.

"Semua itu gambaran kalau 100 hari pemerintahan tidak banyak yang diperbuat SBY dan Boediono," ujar Mei.

Para mahasiswa membawa spanduk bertuliskan 28 Untuk Perubahan. Mereka yang mengenakan jas almamater ada yang mengenakan topeng SBY, Boediono dan Sri Mulyani sebagai simbol rapot merah mereka di 100 hari pemerintahannya. Simbol rapot merah juga divisualisasikan dengan membawa karton besar berwarna merah dengan tulisan Rapot Merah ditengahnya.

"100 hari pemerintahan, kami nilai rapot mereka merah," ujar Mei. Setelah menyanyikan sejumlah yeal-yeal dan do'a bersama. Massa melakukan longmarch ke Gedung Sate dan rencananya akan dilanjutkan ke mal BIP di Jalan Merdeka.

(dip/tya)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads