Hal ini dituturkan Surya (34), Sutarman (39) dan Endang Rahmat (37), tiga korban gempa Pangalengan saat bincang-bincang dengan korban Gempa Pangalengan Dalam Rangka 100 Hari Rezim SBY-Boediono di Halaman UNISBA Jl Tamansari Rabu (27/1/2010).
"Para korban masih banyak yang menempati tenda. Jumlahnya sekitar 170 tenda," tutur Endang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Katanya para korban gempa yang rumahnya rusak berat akan diberi santunan Rp 15 juta dan yang rusak ringan Rp 10 juta. Tapi mana? Sampai sekarang hanya janji, kita sudah 5 bulan kepanasan dan kedinginan di tenda," tutur Surya kesal.
Para korban gempa yang rata-rata berprofesi sebagai buruh tani ini pun naik pitam, Mereka berencana melakukan aksi di Gedung Sate Jl Diponegoro, Kamis (28/1/2010).
"Massa yang diterjunkan sekitar 350an. Kita bergabung dengan massa Front Perjuangan Rakyat Bandung juga," jelas Surya.
"Yang kita minta, penuntasan kami rakyat kecil yang menjadi korban gempa. Jangan dibiarkan tidak jelas begini," tandas Surya.
(dip/lom)










































