"Pemkab harusnya lebih menyaring pasien dari daerah, dilihat apakah mereka betul-betul tidak mampu atau tidak," tutur dokter yang akrab disapa
Deis ini ketika ditemui wartawan di ruang kerjanya Rabu (27/1/2010).
Ditambahkan Deis, temuan ini juga tidak sepenuhnya menjadi kesalahan rumah sakit. "Tidak semua pasien itu betul. Pernah yang kasus pasien menggunakan Gakinda. Sudah diurus sampai ke Direktur Medis ternyata di tasnya uangnya jutaan. Apa ini tidak mengesalkan," ujar Deis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau selektif, tentu anggaran tidak akan membengkak. Jauh lebih efektif pastinya," tutup Deis.
(dip/tya)











































