Kecewa dengan pemerintahan SBY-Boediono, saat 100 hari masa kerja, ribuaan mahasiswa asal Bandung siap mengepung Istana Negara. Secara berkala, mahasiswa tersebut berangkat ke Jakarta dengan sembunyi-sembunyi mulai Senin (25/1/2010).
Hal tersebut dikatakan Juru Bicara Konsorsium Mahasiswa Bandung Raya Ahmad Hidayat di sela-sela aksi demo, di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Selasa (26/1/2010).
"Kita pergi ke Jakarta dengan sembunyi-sembunyi. Karena dari pengalaman waktu pelantikan SBY-Boediono, mahasiswa dari Bandung dihadang di jalan tol dan dipulangkan kembali," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemarin, mahasiswa dari sembilan perguruan tinggi di Bandung sudah berangkat. Satu kampus mengirimkan 200 orang. Sisanya hari ini, berkala sampai tanggal 28 Januari 2010 nanti," ujarnya.
Ahmad juga mengatakan, mahasiswa tersebut pergi ke Jakarta dengan sembunyi-sembunyi dan tidak menyewa bus.
"Untuk hal ini kami tidak menyewa bus, ada yang naik travel, kereta,Β dan angkutan umum yang ke arah Jakarta. Kami berangkat sembunyi-sembunyi, tidak seperti mahasiswa," terang Ahmad.
Lebih lanjut Ahmad mengatakan, mahasiswa yang sudah tiba di Jakarta, nantinya tidak disentralkan di satu tempat, mereka terpencar dan akan menginap di rumah mahasiswa yang tinggal di Jakarta.
"Kan banyak orang Jakarta yang kuliah di Bandung, saat hari H nanti, kita akan gabung dengan sejumlah elemen dan kelompok mahasiswa lainnya, termasuk mahasiswa Jakarta.
(avi/avi)











































