"Kalau saya melihat bukan seperti buku. Tetapi mirip catatan harian atau tulisan lepas," jelas Sekretaris Umum MUI Jabar Rafani Achyar kepada detikbandung di kantornya, Selasa (26/1/2010).
Rafani mengaku sudah membaca tulisan Ahmad Tantowi. Ia mengatakan, tulisan yang terpampang itu ialah tafsiran Al-Quran dan Alkitab Injil. Tulisan tangan itu semuanya berbahasa Indonesia. "Ada juga tafsiran dari agama lainnya," jelas Rafani.
Ia menambahkan, beberapa halaman yang sudah dibaca, catatan harian tersebut berisi beragam persoalan. Mulai membahas infak hingga menggambarkan surga. Namun begitu, kata Rafani, pihak MUI Jabar perlu kroscek mengenai tulisan-tulisan itu kepada Ahmad Tantowi dan pengikutnya.
"Sekadar contoh, apakah Ahmad Tantowi mengutip ayat Al-Quran seperti gambaran surga itu untuk menjustifikasi kelompoknya? Nah, kami belum mengambil kesimpulan. Maka itu perlu dicek ke Ahmad Tantowi," tutup Rafani.
(bbp/tya)











































