Keluarga berencana untuk melaporkan pihak penjual galon ke pihak berwenang.
"Sampai sekarang belum ada kesini lagi. Katanya kalau sudah dirawat akan nengok tapi mana," terang Adang (44), ayah Fitriadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya kesal karena anak saya dicekoki meski hanya seperempat gelas. Jangan mentang-mentang masih satu keluarga dengan kepala RW jadi cuek," tutur Adang yang bekerja sebagai kuli serabutan.
Adang berharap kasus ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan, Tapi tidak menutup kemungkinan untuk diselesaikan secara hukum.
"Inginnya bisa diselesaikan kekeluargaan. Tapi kalau tidak ada respon ya saya kesana (tukang galon-red) nagih janjinya. Kalau perlu ya saya ambil jalur hukum," tandas Adang.
Fitriadi diduga dicekoki miras oleh karyawan tukang galon isi ulang. Pemilik kios galon isi ulang menurut Adang akan memberikan bantuan untuk pengobatan Fitriadi, namun hingga kini janji itu belum juga dipenuhi.
(dip/tya)










































