Acara yang bertajuk 'Student Meeting dan Workshop Page#2' ini, para peserta diajak jalan-jalan untuk mengenal proses pemanfaatan sampah serta pembuatan kerajinan berbahan sampah plastik.
Sebelumnya, seluruh peserta ini menyambangi kampus Universitas Islam Bandung (Unisba) di Jalan Tamansari. Disambut oleh Ketua Laboratorium Technopreneur Fakultas Teknik Informatika Unisba, seluruh peserta mendapatkan pengetahuan tentang UKM yang berbasis lingkungan binaan Unisba.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Peserta semakin antusias mengikuti penjelasan Iyom. Terlebih saat Iyom mendemontrasikan membuat kerajinan dari plastik bekas sachet minuman, sedotan dan kresek. Ada dari salah satu peserta yang antusias menanyakan tentang membuat pakaian dari plastik tersebut," tutur Jalu, salah seorang panitia, Sabtu (23/1/2010) sore.
Dalam Page#2, masing-masing sekolah akan berlomba membuat mading online. Ini merupakan bagian dari rangkaian West Java Youth Climate Friends yang diangkat oleh Climate Change Center (C3) dalam bentuk kegiatan kampanye penggunaan media online sebagai media informasi dan komunikasi yang ramah lingkungan.
Peserta kegiatan ini antara lain SMAN 2 Bandung, SMAN Cibeber, SMAN 9 Bandung, SMKN 3 Cimahi, SMAN 16 Bandung, SMAN 3 Sukabumi, SMKN 1 Losarang, SMAN 1 Garut, SMKN 3 Baleendah, SMAN 1 Banjar, SMA Kemah Indonesia, SMAN 1 Bekasi, SMKN 12 Bandung, dan SMAN Cimahi.
Tri Yunia Metia, Manager Program 'Paperless Generation #2' saat berbincang dengan detikbandung di sela-sela acara mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan kali ini adalah supaya para peserta mendapatkan pengetahuan tentang cara penulisan serta mengelola mading online.
"Diharapkan mereka mampu membuat tulisan serta dapat mengelola mading onlinenya," katanya.
Hingga akhir kompetisi, para peserta tersebut akan mendapatkan pendampingan dari Bandung Blog Village (BBV) yang ikut mendukung acara tersebut. Para fasilitator tersebut akan memdampingi peserta baik secara offline ataupun online.
(afz/afz)











































