disandangnya sekarang.
"Saya merasa lebih pede (percaya diri). Saya merasa jadi kayak orang pintar. Dikasih (gelar) Doktor kan kayak orang pintar," kata Arifin seusai mengikuti penyerahan gelar, di Aula Timur Kampus ITB, Jalan Ganesa, Sabtu (22/1/2010).
"Mudah-mudahan dengan ini saya bisa berkiprah terus," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, lanjut Arifin, ia menganggap jika gelar yang ditawarkan itu terlalu tinggi.
"Terus terang saya menyampaikan kalau penghargaan ini terlalu tinggi," imbuh pimpinan Medco, perusahaan yang bergerak di bidang Migas ini.
Sepeninggal Guru Besar ITB, Iskandar, usulan yang ditawarkan itu terus bergulir yang kemudian direkomendasikan kepada guru-guru besar termasuk Rektor ITB Djoko Santoso.
"Beliau teguh bahwa peristiwa hari ini harus terjadi. Seperti semacam wasiat. Ini penghargaan tertinggi," ceritanya.
Institut Teknologi Bandung memberikan gelar Doktor Kehormatan (honoris causa) kepada Arifin Panigoro dalam bidang technopreneurship. Sebelumnya, penghargaan serupa diberikan kepada enam tokoh nasional salah satunya Presiden pertama RI, Ir. Soekarno.
Penghargaan diberikan langsung oleh Rektor ITB Djoko Santoso yang juga menjabat ketua dan anggota Tim Promotor Pemberian Gelar Kehormatan, di Aula Barat ITB, Jalan Ganesa, Sabtu (23/1/2010).
(ahy/dip)










































