Pantauan detikbandung, hingga pukul 08.30 WIB pagi tadi, gerobak-gerobak pedagang makanan mulai bubur ayam, kupat tahu, nasi kuning, hingga batagor tak lagi nampak di trotoar jalan.
Tidak diketahui kenapa pedagang-pedagang ini tidak berjualan. Padahal di hari-hari biasa mereka selalu memenuhi trotoar sehingga sering membuat jalanan macet.
Menurut Anugerah (42) warga yang tinggal di kawasan Sayati, tidak berjualannya pedagang-pedagang itu dikarenakan ketakutan mereka pada bonek.
"Kalau saya rasa sih yang jualan takut diambilin bonek dagangannya. Mending kalau bayar, ini sudah makan langsung kabur begitu saja. Kemarin soalnya banyak yang begitu," tuturnya.
Apa yang dikatakan Anugerah mungkin tidak mengada-ngada, pasalnya pada Jumat (22/1/2010) seorang pedagang cilok yang mangkal di kawasan Lanud Sulaeman juga menjadi sasaran bonek yang umumnya berkantong pas-pasan.
(dip/dip)











































