Hadapi AC-FTA, Seniman Braga Kompak Tolak Lukisan Cina

Hadapi AC-FTA, Seniman Braga Kompak Tolak Lukisan Cina

- detikNews
Kamis, 21 Jan 2010 14:09 WIB
Hadapi AC-FTA, Seniman Braga Kompak Tolak Lukisan Cina
Bandung - Diberlakukannya AC-FTA membuat berbagai produk Cina semakin gencar memasuki pasar Indonesia, termasuk juga karya lukisan. Namun para seniman di Braga kompak akan menolaknya.

"Sekarang sudah mulai banyak yang menawarkan. Tapi sebisa mungkin saya filter juga. Meski saya pebisnis lukisan juga selain seniman," tutur Agus Arifin, Seniman Jalu Braga ketika ditemui di galerinya Kamis (21/1/2010).

Menurut Agus, lukisan Cina akan lebih mudah menginvasi pasar lokal karena harganya yang lebih murah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Harga yang ditawarkan memang jauh lebih murah. Bisa satu lukisan Rp 50 ribu. Dengan kualitas yang memang jauh lebih baik, dari komposisi warna maupun catnya," jelas Agus.

Agus sendiri mengaku pernah ada orang yang menawarkan lukisan asal Cina sebanyak dua mobil box dengan harga super murah. Namun ia menolaknya.

"Pernah ada yang menawarkan dua mobil lukisan. Saya tolak. Sebenarnya perkara ini tergantung orangnya. Mau mempertahankan seniman lokal atau sekedar cari untung," tutur Agus.

Menurut Agus, sebelum AC-FTA, lukisan Cina memang sudah ada yang masuk ke Indonesia. Utamanya ke Jakarta.

"Biasanya lukisan-lukisan yang ditawarkan buangan dari Jakarta. Yang tidak laku dimasukkan ke Braga," tutup Agus.

(dip/lom)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads