Pemuda Anti Maksiat Tuntut Pemkot Serius Berantas Kemaksiatan

Pemuda Anti Maksiat Tuntut Pemkot Serius Berantas Kemaksiatan

Baban Gandapurnama - detikNews
Kamis, 21 Jan 2010 11:30 WIB
Pemuda Anti Maksiat Tuntut Pemkot Serius Berantas Kemaksiatan
Bandung -

Sekitar 50 orang yang mengatasnamakan Koalisi Pemuda Anti Maksiat berunjuk rasa di halaman kantor DPRD Kota Bandung, Jalan Aceh, Kamis (21/1/2010). Mereka meminta Pemkot Bandung serius memberantas segala kemaksiatan.

Dituturkan Koordinator aksi tersebut, Adang Kusnedi, penyakit masyarakat di Kota Bandung kini masih marak. Apalagi dengan adanya kasus dugaan tarian erotis di Bellair beberapa saat lalu.

"Kasus Bellair yang diduga menampilkan tari striptis adalah salah satu contoh kemaksiatan. Kami meminta Pemkot Bandung untuk menindak tegas praktik kemaksiatan. Tak hanya itu, jika menyalahi aturan, tempat itu harus ditutup," ujar Adang saat ditemui disela-sela aksi, Kamis (21/1/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adang menambahkan, program Pemkot Bandung menciptakan Bandung Kota Agamis seharusnya dijalankan secara serius. Dirinya pun menyatakan mendukung program itu. Namun, semakin hari, kian banyak PSK yang bertebaran di jalan-jalan protokol di Kota Bandung.

"Dengan hadirnya PSK, mencerminkan Pemkot Bandung, kepolisian dan instansi lainnya seolah mandul dalam menertiban mereka (PSK-red)," katanya.

Dituturkan Adang, bila Pemkot Bandung dan polisi tidak sanggup menertibkan seharusnya membuat satgas pengawasan untuk memberantas kemaksiatan. Satgas tersebut bisa terdiri dari berbagai elemen, yaitu dari unsur agama, budaya, dan kepemudaan.

Seluruh demostran yang merupakan laki-laki, membawa sejumlah poster dalam aksinya. Poster tersebut di antaranya bertuliskan 'Tolak Penyakit Masyarakat', 'Stop Maksiat' dan 'Trotoar Tempat Jalan, Bukan Tempat Mangkal'.

Aksi ini dijaga oleh puluhan polisi.

(tya/lom)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads