Hal tersebut dikatakan kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung Timbul Butar Butar saat ditemui di Ruang Tengah Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Senin (18/1/2010).
"Kita masih menunggu dana APBD. Yang diajukan oleh kita Rp 3 miliar, untuk operator TMB, kita tidak tahu nanti dapatnya berapa," ujarnya.
Meski demikian, Timbul mengatakan stafnya sudah mengumumkan di media massa untuk lelang tender operator TMB ini.
"Kemarin staf Dishub sudah buat pengumuman di media massa, kan itu harus nasional. Tapi baru pengumuman akan ada tender saja, nilai rupiahnya belum disebutkan," ujarnya.
Timbul juga mengatakan, jika nanti pihaknya sudah mendapatkan operator baru, Dishub tidak akan turut campur dalam manajemen operator. "Gajidan segala macam itu urusan operator, mereka pelaksana, kita tidak akan ikut dalam manajemen mereka," ujar Timbul.
Sebelumnya, pengoperasian TMB dipegang oleh Damri setelah bersaing dengan tiga peserta tender lainnya. Untuk yang kedua kalinya Damri memenangkan tender sebagai operator Trans Metro Bandung (TMB). Tender yang dimenangkan dengan nilai penawaran sebesar Rp 798 juta untuk biaya operasional bis selama 4 bulan, mulai dari 20 Agustus 2009 hingga 20 Desember 2009.
(avi/tya)











































